THE POWER OF EMAK-EMAK

...
Dibagikan oleh Admin pada 18 July 2018

Oleh: Ahmad Fathoni

Emak-emak (wanita) sangatlah memiliki banyak peran dan keutamaan. Tak bisa dipungkiri tanpa wasilah dirinya, eksistensi manusia akan punah. Pernah ada kejadian luar biasa, anak lahir tanpa berhubungan biologis, namun tetap melalui proses kehamilan di perut seorang wanita. Belum pernah terjadi anak manusia lahir hanya dari seorang bapak saja tanpa ibu, namun sebaliknya anak manusia lahir dari seorang ibu saja tanpa bapak.

Terkutuklah anak yang durhaka kepada ibunya

Sesungguhnya Allah mengharamkan atas kalian berbuat durhaka kepada ibu-ibu kalian, mencegah dan meminta serta mengubur anak perempuan hidup-hidup”. (HR. Bukhari: 5975, Muslim: 593)

Seorang ibu sangat mulia dan terhormat dalam hal kedudukan, bahkan melebihi kedudukan seorang ayah. Maka mendurhakai orang tua, merupakan perbuatan yang terlaknat (diharamkan).

Menyayangi anak perempuan, bonus surga

Barangsiapa yang mempunyai tiga orang anak perempuan, dia melindungi, mencukupi, dan menyayanginya, maka wajib baginya surga.” Ada yang bertanya, “Bagaimana kalau dua orang anak wanita wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Dua anak wanita juga termasuk”. (Bukhari dalam al-Adab al-Mufrad no. 178)

Jika orang tua mampu melindungi agama dan kehormatan anak perempuannya, kemudian mencukupi semua kebutuhan jasmani dan rohaninya, lalu ia menyanginya dalam rangka mencari ridho Allah, maka Allah menjanjikan surga untuknya.

Yang pertama setelah Allah dan Rasul-Nya

Ada seseorang datang menemui Nabi SAW dan bertanya, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku selayaknya berbuat baik?’ Beliau menjawab, ‘Kepada ibumu!’ Orang tadi bertanya kembali, ‘Lalu kepada siapa lagi? Rasulullah menjawab, ‘Ibumu.’ Kemudian ia mengulangi pertanyaannya, dan Rasulullah tetap menjawab, ‘Kepada ibumu!’ Ia bertanya kembali, ‘Setelah itu kepada siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Kepada bapakmu!'” (Bukhari: 5971, Muslim: 2548)

Ibulah yang harus kita utamakan setelah Allah dan Rasul-Nya. Karena keikhlasan, kasih sayang serta pengorbanannya begitu luar biasa. Jangan sampai seorang ibu diabaikan hanya gara-gara istri dan anak, karena istri dan anak haruslah bersama-sama memuliakan seorang ibu.

Wanita adalah kunci semua pintu

Suatu ketika iblis berkata kepada bala tentara syeitannya:  "Jika kau ingin merusak sebuah keluarga, rusaklah dulu ibunya!!”. jika seorang ibu telah diberi perasaan lelah bertubi oleh syeitan ia akan merasa lemah dan habis energi. Jika ia sudah merasa lelah, syeitan akan mengamambil rasa syukurnya.

Syeitan akan membisikkan dan membiarkan ia merasa bahwa hidupnya habis untuk mengurus keluarga dan tidak memiliki apapun, selain lelah yang didapatnya. Setelah itu, syeitan akan membuat ia menjadi orang yang tidak percaya diri dan menyiibukkan pandangan matanya untuk melihat kebahagiaan orang lain, sehingga ia lupa akan kebaikan yang ia miliki.

Lalu syeitan akan membuat ia merasa minder dan merasa tidak berharga. Jika itu sudah terjadi, maka syeitan akan mencoba mengambil sabarnya. Jika sabar sudah terambil, hatinya menjadi gaduh dan merasa ada banyak hal yang berantakan dalam rumahnya. akhirnya ia merasa betapa banyak masalah yang ditimbulkan dari anaknya dan dari suaminya. Jika sudah begitu, lisannya akan mudah terpancing untuk berkata kasar, hingga nanti anak-anak mencontohnya dan tak menghargainya lagi, lalu bertambahlah kemarahan demi kemarahan, hilanglah aura surga dalam rumah.

Dan dengan perlahan, rumah itu rusak dari pintu seorang IBU. Sekali lagi, makhluk penting itu bernama Ibu. Lelah yang tidak selesai menjadi tempat masuknya setan. Ia mengambil kebahagiaan, mengambil sabar dan syukur. Jangan biarkan setan mengambil itu, jika lelah rehatlah,  jika lelah berbagilah.

Wallahu A’lam Bish Showab

Berita Terkait