Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman Al-Hakim (STAIL) Surabaya menerima kunjungan Academic Tour Fakultas Ushuluddin Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor di Aula Rahmat Rahman, Minggu (18/10/2026). Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kedua perguruan tinggi untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendiskusikan adab, penguatan tauhid, dan tantangan pendidikan Islam.
Mengangkat tema “Integrasi Tauhid, Akal, dan Pendidikan dalam Pembentukan Intelektual Muslim”, kunjungan tersebut merupakan bagian dari program peningkatan wawasan mahasiswa Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor. STAIL Surabaya bertindak sebagai tuan rumah dalam pertemuan yang mempertemukan mahasiswi, dosen, dan pendamping dari kedua lembaga.
Berdasarkan surat permohonan kunjungan, rombongan UNIDA berjumlah tujuh orang, terdiri atas enam mahasiswi dan satu dosen pembimbing. Dari pihak STAIL, kegiatan melibatkan sekitar 50 mahasiswi, dua dosen pendamping, satu ustazah pendamping, serta dua ustazah panitia. Dengan demikian, keseluruhan peserta, pendamping, dan panitia diperkirakan berjumlah 62 orang.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Sambutan pertama disampaikan oleh Ustaz Herman Sutaman yang mewakili Ketua STAIL sebagai tuan rumah.
Dalam sambutannya, Ustaz Herman menyampaikan terima kasih atas kunjungan rombongan Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor. Ia berharap sinergi antara kedua lembaga dalam membangun keilmuan Islam dapat terus terjalin. Harapan tersebut menjadi bagian dari penyambutan STAIL terhadap kunjungan akademik yang membuka ruang pertemuan dan pertukaran pemikiran antarkampus.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ustaz Iwan Aminur selaku dosen pembimbing Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor. Ia menjelaskan bahwa silaturahmi tersebut bertujuan melihat secara langsung proses pendidikan yang berlangsung di tengah perkotaan, dengan berbagai tantangan yang menyertainya.
Selain mengenal proses pendidikan di STAIL, Ustaz Iwan menyampaikan keinginan pihak UNIDA untuk berdiskusi mengenai benteng pemikiran Islam kontemporer dan penguatan tauhid. Kedua hal tersebut, sebagaimana disampaikannya, menjadi bekal bagi para calon cendekiawan Muslim dalam menghadapi tantangan pada masa mendatang.
Usai kedua sambutan, pembawa acara menyerahkan jalannya kegiatan kepada pemandu sesi presentasi dan diskusi. Pada sesi ini, peserta mengikuti pembahasan mengenai adab dalam karya Syed Muhammad Naquib al-Attas. Pembahasan tersebut kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab bersama mahasiswi.
Sesi tanya jawab memberikan kesempatan kepada mahasiswi untuk mengajukan pertanyaan dan memperdalam pembahasan materi yang dipresentasikan. Melalui rangkaian ini, kunjungan akademik menghadirkan kesempatan belajar bersama sekaligus mempertemukan perhatian kedua lembaga terhadap pengembangan keilmuan Islam.
Setelah sesi presentasi dan diskusi selesai, jalannya kegiatan kembali dipandu oleh pembawa acara utama. Rangkaian berikutnya adalah penyerahan cendera mata dan foto bersama, sebelum seluruh kegiatan ditutup.
Academic Tour ini mempertemukan tujuan UNIDA Gontor untuk memperluas wawasan mahasiswa dengan harapan STAIL Surabaya agar sinergi keilmuan Islam terus terjalin. Pembahasan adab dan penguatan tauhid menjadi bagian dari pertemuan tersebut, sejalan dengan perhatian kedua lembaga terhadap pendidikan calon cendekiawan Muslim.