Kualitas lembaga pendidikan tidak hanya diukur dari kiprah mahasiswanya, tetapi juga dari kapasitas keilmuan para tenaga pendidiknya. Hal ini dibuktikan langsung oleh Ustadz Auliaul Haq, Lc., dosen sekaligus Wakil Kepala Kepengasuhan STAI Luqman al Hakim (STAIL) Kampus II Seloliman, Mojokerto, yang turut berbagi ilmu di tengah masyarakat di 10 hari terakhir Ramadhan.
Pada Selasa (17/3/2026), alumnus Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir ini didaulat menjadi pemateri utama dalam agenda Kajian Kitab dan I'tikaf yang digelar di Masjid Aqshal Madinah, Surabaya. Kehadiran beliau menjadi magnet tersendiri bagi puluhan jamaah yang terdiri dari pengurus yayasan dan aktivis Pondok Pesantren Hidayatullah (PPH) dari berbagai unit, pengurus amal usaha se-Surabaya, hingga masyarakat umum.
Dalam kajian komprehensif tersebut, Ustadz Auliaul Haq membedah kitab berjudul أَنْذَرْتُكُمُ الدَّجَّالَ (Aku Peringatkan Kalian Tentang Dajjal). Dengan kapasitas keilmuannya yang mendalam, beliau menguraikan secara runut tanda-tanda akhir zaman yang wajib diwaspadai oleh setiap Muslim.
"Dengan kita mengetahui dan mengenali ciri-ciri Dajjal secara detail dari dalil yang sahih, maka akan menjadi jelas bagi kita. Jika kelak ada sosok dengan ciri-ciri demikian, itulah Dajjal. Kemunculannya adalah salah satu tanda besar datangnya hari kiamat yang harus kita persiapkan keimanannya dari sekarang," jelas Ustadz Aulia di hadapan jamaah i'tikaf.

Kajian Intensif Tiga Kali Sehari
Antusiasme jamaah dalam mengikuti kajian ini sangat difasilitasi oleh panitia penyelenggara. Ketua Panitia Kegiatan, Ustadz Agus SM, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran agenda besar yang menguras energi dan fokus ini.
"Alhamdulillah, kegiatan kajian kitab ini berjalan lancar dan sesuai jadwal. Untuk memaksimalkan momen i'tikaf, kajian bersama Ustadz Aulia ini kami adakan secara intensif tiga kali sehari, yakni setelah shalat Subuh, setelah shalat Dzuhur, dan setelah shalat Ashar," urai Ustadz Agus.
Pemateri yang Lugas dan Memudahkan Pemahaman
Latar belakang Ustadz Auliaul Haq sebagai pendidik di STAIL kampus perkaderan Seloliman sangat terasa dari caranya menyampaikan materi yang berat menjadi mudah dicerna.
Umar, selaku Ketua SAR Hidayatullah (Sarhid) Jawa Timur yang turut menjadi peserta i'tikaf, memuji metode penyampaian sang dosen.
"Alhamdulillah, dengan mengikuti kajian kitab ini saya jadi lebih tahu secara rinci tentang ciri-ciri Dajjal, mulai dari ciri fisik hingga kemampuan fitnah yang dimilikinya. Apalagi, pematerinya sangat jelas, terstruktur, dan mudah dipahami dalam menyampaikannya," ungkap Umar.
Kiprah Ustadz Auliaul Haq ini menjadi representasi nyata bahwa STAIL Surabaya didukung oleh jajaran dosen dan tenaga pendidik berstandar internasional yang siap memberikan kontribusi langsung, baik di dalam ruang kuliah maupun di tengah-tengah umat.