Pasuruan, 12 Februari 2025 – Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Masjid (PMBM) Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman al-Hakim (STAIL) Surabaya kembali menggelar evaluasi semesteran sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas kader dai. Acara yang berlangsung di Kampus Preneur, Dusun Bunut Lor, Kelurahan Wedoro, Pandaan, Pasuruan ini dihadiri oleh 21 mahasiswa kader dai mengabdi Semester V Angkatan al-Muntadzor.
Ahmad Fathoni, S.Pd.I., M.E., selaku Koordinator PMBM, mengungkapkan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan program telah berjalan dengan baik, meskipun diwarnai berbagai dinamika, terutama dalam hal rotasi tempat pengabdian dan penyesuaian di lapangan. “Sudah bagus walaupun penuh dengan dinamika rotasi tempat pengabdian dan penyesuaian-penyesuaian, sehingga perlu ditingkatkan melalui memperkuat ukhuwwah dan imamah jamaah, kemampuan menempatkan diri, serta prioritas akademik,” ujarnya dalam sesi evaluasi. Para mahasiswa yang telah menjalani pengabdian di berbagai masjid di Surabaya berbagi pengalaman serta tantangan yang mereka hadapi selama menjalankan tugas dakwah di masyarakat. Beberapa di antaranya adalah bagaimana menyesuaikan metode dakwah dengan kebutuhan jamaah yang beragam, membangun hubungan harmonis dengan masyarakat setempat, serta menjaga keseimbangan antara kegiatan pengabdian dan tuntutan akademik. Evaluasi ini juga menjadi momen refleksi bagi para kader dai dalam meningkatkan kompetensi dakwah mereka. Dengan memperkuat aspek ukhuwwah, imamah jamaah, dan kemampuan adaptasi, diharapkan mahasiswa semakin siap menjadi dai yang tidak hanya berilmu, tetapi juga mampu mengaktualisasikan nilai-nilai Islam secara kontekstual dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan ini menegaskan komitmen STAIL Surabaya dalam mencetak dai yang profesional dan berdaya guna di tengah masyarakat, serta menjadi penggerak perubahan yang berlandaskan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.