Sebagaimana yang banyak diketahui, STAI Luqman al Hakim sejak lama telah membuka program sarjana plus tahfidz. Namun, hanya diperuntukkan untuk putra. Nah, 2 tahun terakhir program serupa dibuka untuk putri juga. Bahkan, sebagai bukti keseriusan, sejak bulan ini (Juli), asrama program tersebut sudah mulai digarap. Tim PMB STAIL juga gencar mensosialisasikan program ini kepada masyarakat.
Selain itu, STAIL juga berusaha mengedukasi masyarakat terkait dengan al-Qur’an, seperti yang dilaksanakan STAIL pada hari Ahad, 11 Juli 2021. Yaitu, webinar khusus muslimah dengan tema cantik dan bahagia bersama al-Qur’an. Narasumber yang dihadirkanpun tak main-main, Ustadzah Nabila Abdul Rahim, Lc., M.Ag. Tokoh yang dikenal publik melalui acara hafidz Indonesia ini merupakan seorang hafidzah dengan bacaan yang bersambung hingga Rasulullah atau bersanad.

Dalam acara bertema ‘Cantik dan Bahagia dengan al-Qur’an’ ini, Kak Nabila – sapaan akrabnya – menegaskan tak ada cara instan untuk menghafal al-Qur’an. “Mungkin ada yang bilang, wah hebat ya Kak Nabila, usia 17 tahun sudah menghafal al-Qur’an. Iya, benar, tapi mulai menghafalnya sejak usia 4 tahun. Dan banyak tantangannya, (tantangan) sekolah, masuk tahfidz, kuliah dan sebagainya.” ujarnya.
Ustadzah kelahiran Makkah ini juga membagikan tips-tips agar sukses dalam menghafal al-Qur’an. Yaitu, pertama membersihkan hati. “Jika ada yang baru buka al-Qur’an terus ngantuk, nah itu hatinya belum nyambung ke Allah SWT.” Kedua, membaca al-Qur’an setiap hari. Paling minimal 1 juz sehari. Selanjutnya yang ketiga harus istiqamah dan memiliki alasan kuat. “Apa boleh menghafal agar dapat beasiswa, misalnya?” tanya beliau. “Boleh saja, asal tujuan utamanya untuk mencari Ridha Allah SWT.”
Terakhir, beliau lantas menyitir akhir Surah al-Ankabut yang berisi janji Allah SWT bagi mereka yang bermujahadah. “Mulai saja dulu, jangan nunggu sampai semangat, atau harus ada partner dulu. Mulai saja, Allah akan menunjukkan jalannya.”