Jadwal Super Padat Tak Surutkan Semangat Mahasiswa STAIL Layani Umat

09 Maret 2026 Berita & Kegiatan

Menjalankan tugas pengabdian di bulan Ramadhan menuntut kesiapan fisik, keluwesan beradaptasi, dan kapasitas keilmuan yang matang. Bukti nyata dari gemblengan tersebut ditunjukkan oleh Muhaqqiqul Haq, mahasiswa semester VI STAI Luqman al Hakim (STAIL) Surabaya, yang tengah menjalani tugas dakwah di Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Sebagai dai muda utusan kampus, Mas Haqi tidak hanya sekadar hadir, tetapi langsung terjun menjadi motor penggerak utama aktivitas spiritual warga. Menariknya, ia harus mengelola jadwal yang sangat padat dan berpindah-pindah lokasi tugas demi melayani tingginya permintaan masyarakat.

Tugas Dakwah di Kotabaru

Aktivitas Padat

Berbekal ilmu dari bangku kuliah, Muhaqqiqul menunjukkan kapasitasnya melalui rentetan agenda harian yang luar biasa padat. Kepercayaan masyarakat setempat kepadanya dibuktikan dengan penyerahan berbagai amanah sentral, di antaranya memimpin shalat wajib 5 waktu, menjadi imam Tarawih, hingga memimpin ibadah Qiyamul Lail (Tahajjud).

Selain itu, ia juga aktif mengisi kajian menjelang berbuka puasa serta memberikan tausiyah pada sela-sela shalat Tarawih, menghidupkan suasana pagi ba'da Subuh dengan mengkaji kitab tasawuf monumental, Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali dan dipercaya untuk khutbah Jumat dan juga disiapkan menjadi Khatib pada pelaksanaan shalat Idul Fitri mendatang.

Dua Lokasi Berbeda

Dedikasi mahasiswa semester VI ini semakin teruji karena ia harus membagi fokus di dua titik lokasi yang berbeda. Pada periode 25 Februari–5 Maret dan berlanjut pada 14 Maret hingga Idul Fitri, Muhaqqiqul bertugas membina karyawan dan warga di lingkungan Masjid Al-Hikmah PT. Madhani Talatah Nusantara, Sungai Durian, berkoordinasi dengan Bapak Haekal selaku penanggung jawab. Sementara itu, di pertengahan bulan (6–13 Maret), ia juga ditarik untuk membantu menghidupkan program Ramadhan di Masjid Hidayatullah Cabang Kotabaru.

Apresiasi dari Tempat Tugas

Meski jadwal yang dihadapi layaknya sebuah "maraton", kualitas penyampaian materi Muhaqqiqul tetap terjaga. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Ustadz Abdurrahman S.Sos.I., selaku penanggung jawab di Masjid Hidayatullah Kotabaru.

Tugas Dakwah STAIL

"Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa STAIL selama Ramadhan ini. Tenaga dan pikiran mereka benar-benar membantu kami dalam berdakwah. Selain itu, kehadirannya juga memberikan kesan yang sangat baik bagi masyarakat dan jamaah sekitar," ungkap Ustadz Abdurrahman.

Lebih lanjut, ia menyoroti kualitas keilmuan yang dibawa oleh mahasiswa STAIL yang dirasa sangat menyegarkan dahaga spiritual jamaah. "Banyak sekali ilmu baru yang diberikan kepada masyarakat. Penyampaiannya sangat berkesan. Kami berharap ke depannya para dai muda ini dapat terus berkontribusi dan menebar manfaat yang lebih banyak lagi," tutupnya.

Jadwal dakwah yang padat ini menjadi bukti konkret bahwa pendidikan di STAIL Surabaya sukses mencetak kader dai yang tangguh, multitalenta, dan siap bekerja keras di tengah-tengah umat.