Kaprodi KPI STAIL Sambut Peserta Munas GMH dengan Menu “Peran Strategis Mahasiswa Menuju Indonesia Emas 2045”

14 Februari 2025 Berita & Kegiatan
Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman al-Hakim (STAIL) Surabaya menyambut para peserta Musyawarah Nasional (Munas) Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (GMH) yang datang dari berbagai perguruan tinggi Hidayatullah di seluruh Indonesia. Munas ini rencananya akan berlangsung pada 13-16 Februari 2025 di Aula Lantai 3 Sekolah Integral Luqman Al-Hakim, Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya. Munas dengan tema “Kokohkan Karakter Mahasiswa Progresif, Beradab untuk Indonesia Bermartabat 2045” ini diawali dengan diskusi pembuka pada 13 Februari, yang menghadirkan Alim Puspianto, M.Kom.I sebagai pemateri. Dalam Pemaparannya, Senior Pemuda Hidayatullah Jawa Timur tersebut menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045. Ia mengungkapkan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut untuk berprestasi secara akademik, tetapi juga harus memiliki kemampuan kepemimpinan, inovasi, dan integritas. "Kita harus mempersiapkan diri sebagai generasi emas yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga berkarakter kuat dan mampu menghadapi tantangan global.” Ungkapnya. Dengan mengambil materi “Peran Strategis Mahasiswa Menuju Indonesia Emas 2045”, Alim mendorong lulusan Kampus Hidayatullah agar menjadi pemimpin yang adaptif, produktif, inovatif, dan kontributif, dalam menghadapi tantangan kompleks menuju Indonesia Emas 2045. Ia menggarisbawahi bahwa mahasiswa saat ini akan menjadi generasi yang mengambil peran besar dalam mewujudkan visi tersebut. Oleh karena itu, pengembangan aspek soft skill maupun hard skill menjadi suatu keharusan bagi mahasiswa agar dapat memberikan kontribusi yang maksimal. “Peran mahasiswa sangatlah penting untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju di tahun 2045, karenanya pengembangan softskill maupun hardskill menjadi sebuah keharusan agar mahasiswa dapat memberikan kontribusi yang maksimal". Tuturnya. Diskusi berlangsung secara partisipatif dengan banyaknya tanggapan dan pertanyaan dari berbagai perwakilan mahasiswa. Meski diadakan pada malam hari, Susana semakin hidup di mana mereka berdiskusi tentang langkah-langkah nyata yang bisa diambil guna mendukung visi Indonesia Emas 2045. Antusiasme peserta semakin menegaskan pentingnya forum ini sebagai wadah untuk membangun gagasan dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan di kalangan mahasiswa Hidayatullah. Alim Puspianto sendiri merupakan sosok yang aktif dalam berbagai organisasi Hidayatullah, selain menjabat sebagai Kaprodi KPI STAIL Surabaya, ia juga menjabat sebagai Ketua SAKO Pramuka Hidayatullah Jawa Timur, SAR Hidayatullah Pusat, serta Senior Pemuda Hidayatullah Jawa Timur. Munas GMH secara resmi akan dibuka pada 14 Februari 2024 diikuti oleh ratusan perwakilan mahasiswa Perguruan Tinggi Hidayatullah Se-Indonesia. Rencananya acara ini akan dihadiri oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, S.T., M.T., Ketua Umum DPP Hidayatullah Dr. Nashirul Haq, Lc., MA., Kadispora Jawa Timur M. Hadi Wawan Guntoro, S.STP., M.Si., Ketua Umum PP Pemuda Hidayatullah Rasfiudin Sabarudin, MIRK., serta Ketua Badan Pengurus PPH Surabaya Samsudin, SE, MM. Dengan agenda yang dirancang selama empat hari, Munas ini diharapkan dapat melahirkan gagasan-gagasan besar bagi kemajuan mahasiswa Hidayatullah di seluruh Indonesia. Dengan semangat kebersamaan dan visi besar menuju Indonesia Emas 2045, Munas GMH menjadi momentum strategis bagi mahasiswa dalam mengasah intelektualitas, kepemimpinan, serta kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.