Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman Al-Hakim (STAIL) Surabaya dipercaya menjadi salah satu orator dalam kegiatan Pawai Syiar Ramadhan Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya. 26/2/25
Pawai Syiar Ramadhan 1446H yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya berlangsung meriah dengan diikuti oleh sedikitnya 1.600 peserta. Para peserta berasal dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari TK hingga perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Ponpes Hidayatullah Surabaya, serta seluruh aktivis dari berbagai unit.
Salah satu momen istimewa dalam kegiatan tersebut adalah orasi yang disampaikan oleh Maulana, mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang saat ini menempuh pendidikan di Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) STAIL. Maulana, yang juga aktif sebagai anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAIL pada Menteri Politik dan Kajian Strategis, dipercaya menjadi utusan dari unsur mahasiswa untuk menyampaikan orasi di hadapan ribuan peserta pawai.

Dalam orasinya, Maulana mengangkat tema tentang "Kesholehan Sosial di Bulan Ramadhan". Ia menekankan pentingnya memperkuat kepedulian sosial selama bulan suci, baik melalui sedekah, gotong royong, maupun sikap saling membantu sesama. Menurutnya, Ramadhan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga momentum untuk mengasah kepekaan dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Maulana sendiri merupakan sosok yang sangat aktif di organisasi kemahasiswaan. Selain menjabat di Menteri Politik dan Kajian Strategis, ia juga aktif di Divisi Keilmuan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) KPI.
Kemampuan Maulana di aspek public speaking tak diragukan lagi. Apalagi setelah masuk di jurusan KPI STAI Luqman Al-Hakim Surabaya, kemampuan public speaking menjadi salah satu output penting yang harus dimiliki mahasiswa.
“Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari KPI STAIL. Di sini, kemampuan saya terus diasah, terutama dalam aspek public speaking. Kesempatan ini menjadi pengalaman berharga bagi saya untuk terus berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat”. Ujar Maulana dengan penuh semangat.
Kegiatan Pawai Syiar Ramadhan ini menjadi ajang dakwah dan syiar Islam yang menggugah semangat kebersamaan dan kepedulian. Para peserta tampak antusias mengikuti pawai dengan berbagai atribut islami, seruan takbir, serta lantunan shalawat yang semakin menambah nuansa religius dalam kegiatan tersebut.