Pantau Tugas Dakwah Ramadhan Mahasiswa, STAIL Gelar Sapa Da’i Ramadhan

10 Maret 2026 Berita & Kegiatan
Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman Al-Hakim (STAIL) Surabaya menggelar kegiatan “Sapa Da’i Ramadhan” melalui platform Google Meet pada hari Senin, 9 Maret 2026. Di tengah menjalankan tugas dakwah Ramadhan 1447 H, seluruh kader dai mahasiswa STAIL Surabaya dipertemukan dalam kegiatan “Sapa Da’i Ramadhan”. Kegiatan yang dilaksanakan secara online dan dikuti oleh semua mahasiswa tersebut bertujuan untuk monitoring  dan evaluasi sekaligus penguatan terkait tugas dakwah yang sedang dijalani oleh para mahassiswa. Kegiatan “Sapa Da’i Ramadhan” tersebut diawali dengan beberapa penyampaian laporan dari para mahasiswa. Laporan pertama disampaikan oleh Fauzan Mubarok- mahasiswa semester II-  yang bertugas di kota reog Ponorogo. Pemuda asal Kalimantan itu menyampaikan bahwa dengan penugasan ini ia  mendapatkan kesempatan berharga untuk belajar dan mengenal lebih dalam budaya Jawa. Selama di sana, ia ditugaskan sebagai pengajar di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP), memberikan ceramah, menjadi imam sholat termasuk juga imam sholat gerhana yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Sapa Dai Ramadhan STAIL Rendi (mahasiswa semester IV), yang bertugas di Tuban, juga menyampaikan pengalaman luar biasanya. "Alhamdulillah pengalaman tugas dakwah Ramadhan ini sangat luar biasa. keberadaan kami sudah dilibatkan penuh sebagaimana ustadz-ustadz yang lain, mulai dari mengajar kitab kuning, menjadi imam sholat, memberikan ceramah, hingga mengajar di kelas reguler sekolah”. Ujarnya dengan bangga. Sementara itu, Hesa - mahasiswa semester VI- yang ditempatkan di Banyumas mengungkapkan bahwa selama menjalankan tugas dakwah Ramadhan ia telah menyelesaikan beberapa amanah dakwah. Selain menjadi imam sholat, pengajar, pembicara kajian Islam, pemuda asal Sidoarjo tersebut juga terlibat aktif dalam kegiatan DKM masjid dan menjadi bagian dari panitia penyelenggara lomba TPA yang diadakan di daerah tersebut. Setelah menyapa para mahasiswa, Alim Puspianto, M.Kom.I sebagai Kepala Asrama STAIL Surabaya mengucapkan rasa syukur atas komitmen yang telah ditunjukkan oleh seluruh kader dai mahasiswa STAIL dalam menjalankan amanah tugas dakwah ramadhan. "Alhamdulillah terimaksih kepada temen-teman semua yang telah menjalankan amanah tugas dakwah Ramadhan dengan maksimal. Kontribusi antum di daerah sangat luar biasa”. Ucapnya dengan penuh semangat. Alim menambahkan bahwa kontribusi para mahasiswa telah mendapatkan apresiasi yang positif dari para Penanggung Jawab (PJ) daerah masing-masing tempat tugas. Sampai saat ini, sebanyak 15 laporan kegiatan dalam bentuk berita telah diterbitkan di web STAIL, sementara beberapa lainnya masih dalam proses pembuatan editing. "Dengan laporan dan realita ini semakin meyakinkan kami bahwa antum sangat luar biasa. Antum adalah kader calon pemimpin masa depan lembaga”. Tegasnya. Dalam sisa waktu pelaksanaan tugas yang masih tersisa separuhnya, Alim mengajak para mahasiswa untuk terus memberikan kontribusi terbaik dengan mengedepankan pola pikir sebagai seorang kader yang multi talenta. Ia menjelaskan bahwa seorang kader ideal harus mampu mengisi berbagai peran sesuai dengan kebutuhan tempat tugas, mulai dari memberikan ceramah, menjadi imam sholat, pengajar, khotib, dll. Diakhir penyampaianya laki laki murah senyum tersebut mengingatkan agar para mahasiswa tepat waktu saat cek in masuk asrama. Kemudian ia juga memberikan sebuah info bahwa akan ada apresiasi kepada para mahasiswa. Apresiasi tersebut akan diberikan saat para mahasiswa masuk kembali ke asrama. Ia memberikan bocoran beberapa kategorinya, antara lain Dai the Best Story, Dai Terinspiratif, Dai Teraktif, Dai Tangguh, dan Dai Disiplin.
Motivasi Ramadhan
Dalam sesi “Spiritual Recharge” Ustadz Wahid Abdurrahman menyampaikan taujih serta semangat khusus untuk memaksimalkan waktu yang ada. Ia menekankan bahwa kesempatan menjalankan tugas dakwah di bulan suci ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. "Jangan hanya menjadikan tugas dakwah ini sebatas menunaikan tugas formal dari STAIL saja. Tapi niatkan sebagai media untuk mengasah skill kita dan sekaligus sebagai media belajar”. Ujarnya. Ustadz Wahid juga mengingatkan agar para mahasiswa menyibukan diri dalam hal kebaikan. "Sibukkanlah waktu antum untuk hal-hal yang baik karena kalau tidak, sudah pasti akan diisi oleh hal-hal yang buruk”. Tambahnya. Sapa Dai Ramadhan STAIL Dalam penguatan PMB, Ustadz Faruq menyebutkan bahwa tugas dakwah Ramadhan ini harus multifungsi. "Sekali dayung dua pulau terlampaui" dimana para mahasiswa tidak hanya menjalankan tugas dakwah semata, tetapi juga berperan sebagai agen dalam menjaring calon mahasiswa baru untuk STAIL. "Brosur yang ada hanya alat saja tetapi sesungguhnya diri kita inilah brosur berjalan STAIL yang luar biasa”. Pungkasnya dengan pesan yang penuh makna. Kegiatan “Sapa Da’i Ramadhan” ini ditutup dengan doa oleh Ust Aulia dengan harapan agar kegiatan tugas dakwah Ramadhan yang tinggal separuh lagi tersebut bisa berjalan dengan lancar, sukses dan penuh keberkahan.