Sejumlah mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman Al-Hakim (STAIL), Surabaya, mengikuti kegiatan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) STAIL. Acara diskusi ilmiah dengan tema “Menyikapi Isu Kekerasan Taliban di Afghanistan yang Tersebar di Indonesia,” itu menghadirkan Ustadz Dwi Agus, sebagai pembicara tunggal.
Acara dilaksanakan di lantai 2 Masjid Aqshal Madinah itu, kata Mustari, ketua panitia, bertujuan untuk menjernihkan informasi, agar mahasiswa tidak salah arah dalam merespon isu kebangkitan Taliban, khususnya yang berkembang di medsos.
“Acara ini diadakan agar mahasiswa di zaman sekarang tidak mudah termakan oleh berita-berita hoax mengenai isu-isu kekerasan Taliban yang tersebar di sosial media.” Tegas Mustari.
Karena itu, sambung Mustari, acara tersebut dipandang sangat penting bagi para mahasiswa agar mereka bisa bersikap cerdas dalam memahami isu-isu yang berseliweran di medsos ataupun media massa.
“Harapannya, semoga teman-teman mahasiswa kedepannya sudah bisa bersikap cerdas dalam menanggapi atau memahami isu-isu. Sehingga mahasiswa mengetahui mana berita yang fakta dan mana berita yang hoax.” Tegas mahasiswa semester tujuh itu.
Sementara itu, ustadz Dwi Agus, dalam uraiannya, menyampaikan bahwa pemuda di zaman sekarang harus sudah mulai sadar dengan problematika di dalam negeri. Sebagai mahasiswa jangan hanya “duduk manis” melihat keadaan di sekitarnya, tapi harus berusaha mengambil andil dalam memberikan perubahan.
"Termasuk dalam hal ini, menangkal berita-berita hoax. Jangan sampai, mahasiswa malah juga ikut sebagai 'agen' penyebaran berita bohong," ulasnya. Antusias peserta sangat tinggi dalam mengikuti acara tersebut. Banyak di antara mereka yang menulis apa yang disampaikan oleh narasumber, juga bertanya ketika tiba waktu tanya-jawab. /Imron