Termasuk Ketua STAIL, Forum Doktor Jatim Luncurkan Buku Antologi

23 Agustus 2021 Berita & Kegiatan
Buku Karya Dosen

Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan 17 Agustus 2021, FORSILADI (Forum Silaturrahim Doktor Indonesia) Jawa Timur meluncurkan buku antologi yang diberi judul; Dosen Merdeka; Peran, Tantangan, Strategi, Transformasi dan Inovasi Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Latar belakang dari terbitnya buku ini, sebagai upaya merespon dari keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, terkait dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Ustadz. Dr. Mashud, M.Si, ketua STAI Luqman al-Hakim Surabaya, mengangkat judul; Merdeka Belajar Persepektif al-Qur’an.

Dalam uraiannya, ustadz asal Lombok ini memaparkan, bila merujuk arti interlek/terminologi dari kalimat merdeka belajar, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa merdeka belajar merupakan suatu proses atau usaha secara bebas, leluasa dan tidak terikat atau tergantung pada suatu cara atau metode tertentu dalam memperolah ilmu pengetahuan dan keterampilan atau skills.

Namun, bila merujuk kepada al-Qur’an, yang memang memiliki perhatian khusus dalam bidang ilmu pengetahuan sejak awal terbit di Jazirah Arab, maka didapati makna merdeka belajar menurut al-Qur’an dapat ditempuh dengan memahamkan akan hubungan manusia dengan Tuhannya (al-Khaliq). Dimana Allah SWT menghendaki manusia untuk belajar (menuntut ilmu) sebagaimana perintah dalam Al-Qur’an surat Al-Alaq ayat 1-5 dan Al-Mujadilah ayat 11.

“Dengan demikian merdeka belajar akan tercapai ketika seorang pelajar atau mahasiswa karena dorongan qimah ruhiyah, meraih ridha Allah Swt. dan memandang belajar atau menuntut ilmu bagian dari ibadah kepada sang pemilik ilmu (Allah Swt). Merdeka belajar tidak terkait dengan adanya ulangan yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan ataupun Negara, akan tetapi merdeka belajar terkait dengan daya dorong seseorang untuk belajar dan meguasai bidang ilmu tertentu,” simpul ustadz Mashud. (Robinsah)