Tugas Ramadhan di Kediri, Ghozy Isi Kajian dan Imam Tarawih

07 Maret 2026 Berita & Kegiatan

Program Tugas Dakwah Ramadhan yang dicanangkan STAI Luqman al Hakim (STAIL) Surabaya kembali membuktikan kualitas mahasiswanya. Kali ini, Ghozy Abdul Jabbar, mahasiswa semester VIII, menunjukkan kematangannya dalam berdakwah di Masjid Hidayaturrahman, Kota Kediri.

Sebagai mahasiswa tingkat akhir, Ghozy menunjukkan bahwa pendidikan di STAIL tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik di dalam kelas, tetapi juga pembentukan mental dan keahlian praktis sebagai pemimpin umat. Hal ini terlihat saat ia memimpin rangkaian shalat Isya dan Tarawih, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi Kultum (kuliah tujuh menit) di hadapan para tokoh dan jamaah setempat.

Membawakan tema "Bertambah Takwa dengan Berpuasa", Ghozy memaparkan dengan lugas bagaimana ibadah puasa seharusnya menjadi madrasah untuk meningkatkan kualitas ketuhanan dan kemanusiaan seorang Muslim. Penyampaiannya yang sistematis namun menyentuh hati mendapat perhatian serius dari para jamaah, termasuk Ustadz Halim selaku Ketua Ponpes Hidayatullah Kediri yang turut hadir.

Mahasiwa STAIL Tugas Dakwah di Kediri

Integrasi Ilmu Akademik dan Kecakapan Praktis

Kemampuan Ghozy dalam mengimami shalat dengan bacaan yang tartil serta ceramah yang berbobot menjadi bukti nyata efektivitas kurikulum STAIL yang melatih mahasiswanya menjadi figur yang lengkap. Kesan mendalam dirasakan oleh salah satu santri, Fadhil.

"Masya Allah Tabarakallah, bacaan imamnya sangat bagus dan materi ceramahnya benar-benar menyentuh hati kami," ungkap Fadhil penuh kekaguman.

Kualitas yang ditampilkan oleh mahasiswa semester VIII ini rupanya membuat pihak penyelenggara di tempat tugas merasa sangat puas. Ustadz Farid, Penanggung Jawab (PJ) sekaligus Takmir Masjid, menyatakan bahwa kehadiran mahasiswa STAIL di wilayahnya memberikan dampak yang sangat positif.

"Alhamdulillah, kami merasa sangat terbantu dengan adanya tugas dakwah Ramadhan dari STAIL ini. Kualitas ananda Ghozy sangat mumpuni. Harapan kami, semoga setelah lulus nanti, akhi Ghozy bisa ditugaskan secara tetap di sini," harap Ustadz Farid.

Pujian dan harapan ini menjadi sinyal kuat bahwa lulusan STAIL Surabaya memiliki daya saing tinggi dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Penugasan Ramadhan ini bukan sekadar tugas kampus, melainkan ajang pembuktian bahwa mahasiswa STAIL siap diterjunkan sebagai dai yang profesional dan berintegritas di berbagai penjuru daerah.